Senin, 03 Juni 2013

CARA MENINGKATKAN NILAI PERFORMA LAPTOP ( TULISAN SOFTSKILL )

  1. Buka Windows explorer danarahkanke directory
    C:\Windows\Performance\WinSAT\DataStore
  2. Di dalam folder tersebuatadabanyak file berextensi .xml, cari file bernamaFormal.Assessment (Initial).WinSAT.xml dengantanggal yang paling baru.
  3. KemudianKlikkanan>propertise>klik security >klik edit  >  padabagian group or username klik user kemudianpadabagian permission for user centang “Full Control” >Klik ok.. AtoKaloBingungBuka Start/Accesories/ Padawordpad/klikkanan/ run as administrator/ file/open/C:\Windows\Performance\WinSAT\DataStore\2011-01-20 20.13.47.401 Formal.Assessment (Recent).WinSAT\ bawahSendiri
  4. Buka file tersebutdenganwordpad: klikkanan> open with >wordpad
    Perhatikanpadabariske 11 sampaike 21 disitulahletakdari rating windows experience index, disituandabisamerubah score yang adasesuaikeinginanandadengannilaitertinggi 7.9



Cara mempercepat kinerja windows 7 di PC dan Laptop
1. Spesikasi Komputer atau Laptop
Hal paling utama yang harus diperhatikan adalah spesiikasi komputer maupun laptop yang digunakan. Windows 7 merupakan windows yang memiliki kecepatan dan interface yang lebih baik di bandingkan OS pendahulunya, sehingga untuk memenuhi kinerja yang optimal di perlukan spek minimum yaitu,
  • Processor 2 GHz DualCore
  • RAM/memory 1 GB
  • Hard disk 160 GB
2. Hapus Program yang tidak Penting
Hapuslah program yang anda rasa tidak penting dan sangat jarang bahkan tidak pernah anda gunakan, karena program tersebut hanya akan menambah kapasitas dan resource harddisk maupun RAM.
Lakukan uninstall dengan cara:
Start>control panel >uninstall a program.
3. Defragment Hardisk
Defragment harddisk berfungsi untuk memfragmentasi harddisk atau memperbaiki harddisk. Fragmentasi harddisk terjadi ketika sering dilakukan install dan uninstall program, yang mana dapat menurunkan kinerja komputer maupun laptop.
Lakukan defragment harddisk dengan cara:
Start>all program >accessories>system tools >disk defragmenter, lakukan defragment kesemua lokasi direktori.
Atau anda dapat menggunakan utility tools seperti tuneup utility.
4. Mengurangi Program pada Startup
Aplikasi yang ada pada saat startup akan secara otomatis  bekerja ketika Komputer atau laptop dinyalakan. Banyaknya jumlah aplikasi yang di aktifkan pada startup akan memperlambat kinerja komputer atau laptop saat pertama kali dinyalakan. Contoh program yang harus di nonaktifkan pada startup : adobe reader, Microsoft office, dll. Dan ingat antivirus jangan di nonaktifkan ya.
Nonaktifkan program yang tidak diperlukan ketika startup dengan cara:
Start >run> ketik msconfig> klik Ok> pilih starup>hilangkan centang pada aplikasi yang tidak diperlukan > klik OK>restart.
5. Periksa/scan Virus
Banyaknya virus didalam komputer atau laptop sangat berpengaruh terhadap kinerja windows, meskipun efek virus tersebut tidak menyerang file-file penting namun pasti ada file yang diserang oleh si virus meskipun dampaknya tidak terlihat. Biasanya virus menyerang dan memenuhi memory sehingga memperlambat kinerja komputer atau laptop.
Lakukanlah scanning menggunakan antivirus yang selalu di update secara berkala. Lakukanlah scanning minimal seminggu sekali.
6. Nonaktifkan System Index Search
Proses index terjadi setiap saat untuk pengguna windows 7 dan setiap index memakan jumlah memory.
Nonaktifkan system index search dengan cara:
Start> ketik services.msc pada kotak search >enter>windows search >stop atau disable.
7. Nonaktifkan Services yang tidak diperlukan
Menonaktifkan system service yang tidak diperlukan akan mempercepat prosess booting komputer atau laptop.
Menonaktifkan services dapat dilakukan dengan cara:
Start > ketik services > pada kotak search>enter  >klik kanan pada services yang ingin dinonaktifkan >properties>disable atau stop> klik OK>restart.
8. Nonaktifkan Fitur Display
Windows 7 memiliki banyak fitur-fitur yang digunakan untuk mempercantik tampilan. Jika fitur ini di aktifkan maka akan memakan VGA dan memory, akibatknya akan memperlambat komputer atau laptop.
Menonaktifkan fitur display dengan cara:
  • Menonaktifkan aero themes
    Klik kanan di desktop>personalize> pilih windows 7 basic
  • Menonaktifkan aero peek
    Klik kanan di taskbar >properties>hilangkan tanda centang pada use aero peek to preview desktop.
  • Menonaktifkan aero shake
    Start> ketik gpedit.msc >>enter>user configuration >administrative template >desktop> pada jendela sebelah kanan double klik turn off aero shake windows minimizing mouse gesture>enable>Ok.
  • Menonaktifkan aero snap
    Control panel >ease of acces >ease of acces center > make the mouse easier to use >beri centang pada prevent windows from being automatically arranged when to the edge of the screen >Ok.
9. Percepat Proses Shutdown
Mempercepat sytem shutdown dapat dilakukan dengan cara:
Start > ketik reggedit pada kotak search > enter >HKEY-LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Control > klik kanan WaitToKillServiceTimeOut >Modify > ubah nilai defaultnya menjadi lebih kecil > OK.
10. Aktifkan Core Booting
Dengan mengaktifkan semua core akan mempercepat proses booting pada komputer atau laptop.
Untuk mengaktifkannya dapat dilakukan dengan cara:
Start> ketik msconfig pada kotak search >enter> klik tab boot> pilih system operasi windows 7>advance option> beri centang pada number of processor> pilih jumlah processor.
Demikian tips dan cara mempercepat kinerja windows 7 di komputer dan laptop, baca juga artikel mengenai cara mengganti IP address dan DNS di windows 7 untuk meningkatkan performa kecepatan akses internet anda yang lemot.





Sebelummaksimum

CARA MENINGKATKAN NILAI PERFORMA LAPTOP ( TULISAN SOFTSKILL )

  1. Buka Windows explorer danarahkanke directory
    C:\Windows\Performance\WinSAT\DataStore
  2. Di dalam folder tersebuatadabanyak file berextensi .xml, cari file bernamaFormal.Assessment (Initial).WinSAT.xml dengantanggal yang paling baru.
  3. KemudianKlikkanan>propertise>klik security >klik edit  >  padabagian group or username klik user kemudianpadabagian permission for user centang “Full Control” >Klik ok.. AtoKaloBingungBuka Start/Accesories/ Padawordpad/klikkanan/ run as administrator/ file/open/C:\Windows\Performance\WinSAT\DataStore\2011-01-20 20.13.47.401 Formal.Assessment (Recent).WinSAT\ bawahSendiri
  4. Buka file tersebutdenganwordpad: klikkanan> open with >wordpad
    Perhatikanpadabariske 11 sampaike 21 disitulahletakdari rating windows experience index, disituandabisamerubah score yang adasesuaikeinginanandadengannilaitertinggi 7.9



Cara mempercepat kinerja windows 7 di PC dan Laptop
1. Spesikasi Komputer atau Laptop
Hal paling utama yang harus diperhatikan adalah spesiikasi komputer maupun laptop yang digunakan. Windows 7 merupakan windows yang memiliki kecepatan dan interface yang lebih baik di bandingkan OS pendahulunya, sehingga untuk memenuhi kinerja yang optimal di perlukan spek minimum yaitu,
  • Processor 2 GHz DualCore
  • RAM/memory 1 GB
  • Hard disk 160 GB
2. Hapus Program yang tidak Penting
Hapuslah program yang anda rasa tidak penting dan sangat jarang bahkan tidak pernah anda gunakan, karena program tersebut hanya akan menambah kapasitas dan resource harddisk maupun RAM.
Lakukan uninstall dengan cara:
Start>control panel >uninstall a program.
3. Defragment Hardisk
Defragment harddisk berfungsi untuk memfragmentasi harddisk atau memperbaiki harddisk. Fragmentasi harddisk terjadi ketika sering dilakukan install dan uninstall program, yang mana dapat menurunkan kinerja komputer maupun laptop.
Lakukan defragment harddisk dengan cara:
Start>all program >accessories>system tools >disk defragmenter, lakukan defragment kesemua lokasi direktori.
Atau anda dapat menggunakan utility tools seperti tuneup utility.
4. Mengurangi Program pada Startup
Aplikasi yang ada pada saat startup akan secara otomatis  bekerja ketika Komputer atau laptop dinyalakan. Banyaknya jumlah aplikasi yang di aktifkan pada startup akan memperlambat kinerja komputer atau laptop saat pertama kali dinyalakan. Contoh program yang harus di nonaktifkan pada startup : adobe reader, Microsoft office, dll. Dan ingat antivirus jangan di nonaktifkan ya.
Nonaktifkan program yang tidak diperlukan ketika startup dengan cara:
Start >run> ketik msconfig> klik Ok> pilih starup>hilangkan centang pada aplikasi yang tidak diperlukan > klik OK>restart.
5. Periksa/scan Virus
Banyaknya virus didalam komputer atau laptop sangat berpengaruh terhadap kinerja windows, meskipun efek virus tersebut tidak menyerang file-file penting namun pasti ada file yang diserang oleh si virus meskipun dampaknya tidak terlihat. Biasanya virus menyerang dan memenuhi memory sehingga memperlambat kinerja komputer atau laptop.
Lakukanlah scanning menggunakan antivirus yang selalu di update secara berkala. Lakukanlah scanning minimal seminggu sekali.
6. Nonaktifkan System Index Search
Proses index terjadi setiap saat untuk pengguna windows 7 dan setiap index memakan jumlah memory.
Nonaktifkan system index search dengan cara:
Start> ketik services.msc pada kotak search >enter>windows search >stop atau disable.
7. Nonaktifkan Services yang tidak diperlukan
Menonaktifkan system service yang tidak diperlukan akan mempercepat prosess booting komputer atau laptop.
Menonaktifkan services dapat dilakukan dengan cara:
Start > ketik services > pada kotak search>enter  >klik kanan pada services yang ingin dinonaktifkan >properties>disable atau stop> klik OK>restart.
8. Nonaktifkan Fitur Display
Windows 7 memiliki banyak fitur-fitur yang digunakan untuk mempercantik tampilan. Jika fitur ini di aktifkan maka akan memakan VGA dan memory, akibatknya akan memperlambat komputer atau laptop.
Menonaktifkan fitur display dengan cara:
  • Menonaktifkan aero themes
    Klik kanan di desktop>personalize> pilih windows 7 basic
  • Menonaktifkan aero peek
    Klik kanan di taskbar >properties>hilangkan tanda centang pada use aero peek to preview desktop.
  • Menonaktifkan aero shake
    Start> ketik gpedit.msc >>enter>user configuration >administrative template >desktop> pada jendela sebelah kanan double klik turn off aero shake windows minimizing mouse gesture>enable>Ok.
  • Menonaktifkan aero snap
    Control panel >ease of acces >ease of acces center > make the mouse easier to use >beri centang pada prevent windows from being automatically arranged when to the edge of the screen >Ok.
9. Percepat Proses Shutdown
Mempercepat sytem shutdown dapat dilakukan dengan cara:
Start > ketik reggedit pada kotak search > enter >HKEY-LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Control > klik kanan WaitToKillServiceTimeOut >Modify > ubah nilai defaultnya menjadi lebih kecil > OK.
10. Aktifkan Core Booting
Dengan mengaktifkan semua core akan mempercepat proses booting pada komputer atau laptop.
Untuk mengaktifkannya dapat dilakukan dengan cara:
Start> ketik msconfig pada kotak search >enter> klik tab boot> pilih system operasi windows 7>advance option> beri centang pada number of processor> pilih jumlah processor.
Demikian tips dan cara mempercepat kinerja windows 7 di komputer dan laptop, baca juga artikel mengenai cara mengganti IP address dan DNS di windows 7 untuk meningkatkan performa kecepatan akses internet anda yang lemot.





Sebelummaksimum

CARA MENINGKATKAN NILAI PERFORMA LAPTOP ( TULISAN SOFTSKILL )

  1. Buka Windows explorer danarahkanke directory
    C:\Windows\Performance\WinSAT\DataStore
  2. Di dalam folder tersebuatadabanyak file berextensi .xml, cari file bernamaFormal.Assessment (Initial).WinSAT.xml dengantanggal yang paling baru.
  3. KemudianKlikkanan>propertise>klik security >klik edit  >  padabagian group or username klik user kemudianpadabagian permission for user centang “Full Control” >Klik ok.. AtoKaloBingungBuka Start/Accesories/ Padawordpad/klikkanan/ run as administrator/ file/open/C:\Windows\Performance\WinSAT\DataStore\2011-01-20 20.13.47.401 Formal.Assessment (Recent).WinSAT\ bawahSendiri
  4. Buka file tersebutdenganwordpad: klikkanan> open with >wordpad
    Perhatikanpadabariske 11 sampaike 21 disitulahletakdari rating windows experience index, disituandabisamerubah score yang adasesuaikeinginanandadengannilaitertinggi 7.9



Cara mempercepat kinerja windows 7 di PC dan Laptop
1. Spesikasi Komputer atau Laptop
Hal paling utama yang harus diperhatikan adalah spesiikasi komputer maupun laptop yang digunakan. Windows 7 merupakan windows yang memiliki kecepatan dan interface yang lebih baik di bandingkan OS pendahulunya, sehingga untuk memenuhi kinerja yang optimal di perlukan spek minimum yaitu,
  • Processor 2 GHz DualCore
  • RAM/memory 1 GB
  • Hard disk 160 GB
2. Hapus Program yang tidak Penting
Hapuslah program yang anda rasa tidak penting dan sangat jarang bahkan tidak pernah anda gunakan, karena program tersebut hanya akan menambah kapasitas dan resource harddisk maupun RAM.
Lakukan uninstall dengan cara:
Start>control panel >uninstall a program.
3. Defragment Hardisk
Defragment harddisk berfungsi untuk memfragmentasi harddisk atau memperbaiki harddisk. Fragmentasi harddisk terjadi ketika sering dilakukan install dan uninstall program, yang mana dapat menurunkan kinerja komputer maupun laptop.
Lakukan defragment harddisk dengan cara:
Start>all program >accessories>system tools >disk defragmenter, lakukan defragment kesemua lokasi direktori.
Atau anda dapat menggunakan utility tools seperti tuneup utility.
4. Mengurangi Program pada Startup
Aplikasi yang ada pada saat startup akan secara otomatis  bekerja ketika Komputer atau laptop dinyalakan. Banyaknya jumlah aplikasi yang di aktifkan pada startup akan memperlambat kinerja komputer atau laptop saat pertama kali dinyalakan. Contoh program yang harus di nonaktifkan pada startup : adobe reader, Microsoft office, dll. Dan ingat antivirus jangan di nonaktifkan ya.
Nonaktifkan program yang tidak diperlukan ketika startup dengan cara:
Start >run> ketik msconfig> klik Ok> pilih starup>hilangkan centang pada aplikasi yang tidak diperlukan > klik OK>restart.
5. Periksa/scan Virus
Banyaknya virus didalam komputer atau laptop sangat berpengaruh terhadap kinerja windows, meskipun efek virus tersebut tidak menyerang file-file penting namun pasti ada file yang diserang oleh si virus meskipun dampaknya tidak terlihat. Biasanya virus menyerang dan memenuhi memory sehingga memperlambat kinerja komputer atau laptop.
Lakukanlah scanning menggunakan antivirus yang selalu di update secara berkala. Lakukanlah scanning minimal seminggu sekali.
6. Nonaktifkan System Index Search
Proses index terjadi setiap saat untuk pengguna windows 7 dan setiap index memakan jumlah memory.
Nonaktifkan system index search dengan cara:
Start> ketik services.msc pada kotak search >enter>windows search >stop atau disable.
7. Nonaktifkan Services yang tidak diperlukan
Menonaktifkan system service yang tidak diperlukan akan mempercepat prosess booting komputer atau laptop.
Menonaktifkan services dapat dilakukan dengan cara:
Start > ketik services > pada kotak search>enter  >klik kanan pada services yang ingin dinonaktifkan >properties>disable atau stop> klik OK>restart.
8. Nonaktifkan Fitur Display
Windows 7 memiliki banyak fitur-fitur yang digunakan untuk mempercantik tampilan. Jika fitur ini di aktifkan maka akan memakan VGA dan memory, akibatknya akan memperlambat komputer atau laptop.
Menonaktifkan fitur display dengan cara:
  • Menonaktifkan aero themes
    Klik kanan di desktop>personalize> pilih windows 7 basic
  • Menonaktifkan aero peek
    Klik kanan di taskbar >properties>hilangkan tanda centang pada use aero peek to preview desktop.
  • Menonaktifkan aero shake
    Start> ketik gpedit.msc >>enter>user configuration >administrative template >desktop> pada jendela sebelah kanan double klik turn off aero shake windows minimizing mouse gesture>enable>Ok.
  • Menonaktifkan aero snap
    Control panel >ease of acces >ease of acces center > make the mouse easier to use >beri centang pada prevent windows from being automatically arranged when to the edge of the screen >Ok.
9. Percepat Proses Shutdown
Mempercepat sytem shutdown dapat dilakukan dengan cara:
Start > ketik reggedit pada kotak search > enter >HKEY-LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Control > klik kanan WaitToKillServiceTimeOut >Modify > ubah nilai defaultnya menjadi lebih kecil > OK.
10. Aktifkan Core Booting
Dengan mengaktifkan semua core akan mempercepat proses booting pada komputer atau laptop.
Untuk mengaktifkannya dapat dilakukan dengan cara:
Start> ketik msconfig pada kotak search >enter> klik tab boot> pilih system operasi windows 7>advance option> beri centang pada number of processor> pilih jumlah processor.
Demikian tips dan cara mempercepat kinerja windows 7 di komputer dan laptop, baca juga artikel mengenai cara mengganti IP address dan DNS di windows 7 untuk meningkatkan performa kecepatan akses internet anda yang lemot.





Sebelummaksimum

TULISAN ANALISA PENDAPATAN NASIONAL ( SOFTSKILL )

MATERI TEORI ORGANISASI UMUM 2




NAMA                        : RAENGGA SUPI
NPM                          : 15111742
KELAS                       : 2 KA 36
MATA KULIAH             : TEORI ORGANISASI UMUM 2
DOSEN                      : ZAINUDDIN AL BUNJARI





A.  ANALISA PENDAPATAN NASIONAL
Tolak ukur keberhasilan perekonomian suatu negara salah satunya dapat dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Pertumbuhan ekonomi ( economic growth ) dapat diukur dari kenaikan besarnya pendapatan nasional ( produksi nasional ) pada periode tertentu. Oleh karena itu, nilai dari pendapatan nasional ( national income ) ini merupakan gambaran dari aktivitas ekonomi secara nasional pada periode tertentu.

Analisa pendapatan nasional dengan perekonomian tertutup sederhana 2 sektor
Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor adalah(Produk Nasional Neto - pajak tak langsung + subsidi ). Hasil inilah yang diterima faktor produksi yang dimiliki penduduk suatu negara
.Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor merupakan penjumlahan dari lima hal , yaitu
a.  Upah atau gaji yang  diberikan kepada buruh atau karyawan
b.  Pendapatan dari seseorang yang melakukan bisnis individu baik berupa jasa atau barang (bukan perusahaan)
c.  Keuntungan perusahaan
d.  Pendapatan bunga selisih dari perusahaan
e.  Pendapatan sewa
 Model analisis dengan variable investasi tabungan
 Model anlalisis dengan variabel investasi dan tabungan
Model Analisis dengan variabel investasi tabungan adalah pengeluaran yang akan digunakan untuk memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak lagi, atau dengan kata lain merupakan pengeluaran yang ditambahkan kepada komponen-komponen barang modal.
Tujuan dari pelaksanaan model analisis dengan variabel investasi tabungan ini adalah mencari keuntungan di kemudian hari melalui pengoperasiaan mesin dan pabrik.
Analisis keuangan pemerintah biasanya mencakup 4 aspek sebagai berikut, yaitu :
 Operasi keuangan pemerintah dalam hubungan dengan defisit / surplus anggaran dan sumber-sumber pembiayaannya;
ü
 Dampak operasi keuangan pemerintah terhadap kegiatan sektor riil melalui pengaruhnya terhadap Pengeluaran Konsumsi dan Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTDB) pemerintah;
ü
 Dampak rupiah operasi keuangan pemerintah atau pengaruh operasi keuangan pemerintah terhadap ekspansi bersih pada jumlah uang yang beredar;
ü
 Dampak Valuta Asing operasi keuangan pemerintah atau pengaruh operasi keuangan pemerintah terhadap aliran devisa masuk bersih.
ü
Terdapat sumber data untuk memperkirakan Investasi dan Tabungan Nasional, yaitu :
• data Produk Domestik Bruto atas dasar harga berlaku menurut penggunaan [lihat tabel III dan III.1]
• Neraca Arus Dana yang digunakan oleh tim gabungan B.P.S., Bank Indonesia, dan Departemen Keuangan.
Dalam menganalisis pertumbuhan Produk Domestik Bruto terlihat adanya kecenderungan untuk lebih menggunakan data Produk Domestik Bruto menurut penggunaan. Kalau kita menganggap bahwa perkiraan Investasi dan Tabungan Nasional Bruto yang dihasilkan oleh Tim Gabungan B.P.S., Bank Indonesia, dan Departemen Keuangan lebih mendekati kebenaran, maka seyogyanya data statistik Produk Domestik Bruto menurut penggunaan yang dipublikasikan oleh B.P.S. perlu diperbaiki.

Hubungan antara Pertumbuhan ekonomi , inflasi, dan pengangguran
Salah Satu masalah jangka pendek dalam ekonomi yaitu inflasi, pengangguran dan neracapembayaran. Inflasi (inflation) adalah gejala yang menunjukkan kenaikan tingkat harga umumyang berlangsung terus menerus.



Ada tiga jenis inflasi yaitu:
1)      inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation)
2)      inflasi desakan biaya (cost-push inflation)
3)      inflasi karena pengaruh impor (imported inflation).

Tingkat inflasi yang terjadi dalam suatu negara merupakan salah satu ukuran untuk mengukur baik buruknya masalah ekonomi yang dihadapi suatu negara. Bagi negara yang perekonomiannya baik, tingkat inflasi yang terjadi berkisar antara 2 sampai 4 persen per tahun. Tingkat inflasi yang berkisar antara 2 sampai 4 persen dikatakan tingkat inflasi yang rendah. Selanjut tingkat inflasi yang berkisar antara 7 sampai 10 persen dikatakan inflasi yang tinggi.
secara statistik maupun grafis tidak ada pengaruh yang signifikan antara inflasi dengan tingkat pengangguran



Minggu, 26 Mei 2013

TULISAN


Sunyi sudah kini setiap langkahku..
Tiada lagi dirimu disampingku..
Semua rasa dihati seakan tak lagi ada arti..
Sebening embun pagi..

Cintaku tak ternodai..
Dingin hembusan angin membawaku akan rindu tentangmu..
Biarlah ku coba merangkai mimpi..

Jauh dari angan bayang bayang dirimu..
Akankah kau tau satu rasaku..
Yang membara karenamu..

Aku ingin miliki hatimu..
Ku ingin selalu melihat senyum indah diwajahmu..
Yang selalu berikan aku ketengan..

Kau memberiku harapanmu d isini..
Terlalu besar aku menaruh harapku padamu..
Meski Kini kau telah berbeda..

TUGAS PENDAPATAN NASIONAL ( SOFTSKILL )


MATERI TEORI ORGANISASI UMUM 2




NAMA                        : RAENGGA SUPI
NPM                          : 15111742
KELAS                       : 2 KA 36
MATA KULIAH             : TEORI ORGANISASI UMUM 2
DOSEN                      : ZAINUDDIN AL BUNJARI





A.   PENDAPATAN NASIONAL
Pendapatan nasional merupakan suatu gambaran perekonomian suatu Negara, dengan meningkatnya pendapatan nasional, dapat dikatakan bahwa perekonomian suatu Negara akan membaik. Akan tetapi pendapatan nasional hanya merujuk pada beberapa acuan. Pendapatan nasional yang tinggi belum tentu menandakan masyarakatnya sejahtera. Pada dasarnya pendapatan nasional pendapatan nasional adalah tolak ukur untuk membandingkan keadaan ekonomi suatu Negara dengan Negara lain

Konsep Pendapatan Nasional
1.    Produk Domestik Bruto (GDP)
Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan GDP ini, termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor.
2.    Produk Nasional Bruto (GNP)
Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun; termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.
GNP = GDP – Produk netto terhadap luar negeri
3.    Produk Nasional Neto (NNP)
Produk Nasional Neto (Net National Product) adalah GNP dikurangi depresiasi atau penyusutan barang modal (sering pula disebut replacement). Replacement penggantian barang modal/penyusutan bagi peralatan produski yang dipakai dalam proses produksi umumnya bersifat taksiran sehingga mungkin saja kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahan meskipun relatif kecil.
NNP = GNP – Penyusutan
4.    Pendapatan Nasional Neto (NNI)
Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, dll.
NNI = NNP – Pajak tidak langsung
a.    Pendapatan Perseorangan (PI) 
Pendapatan perseorangan (Personal Income)adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment). Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya. Untuk mendapatkan jumlah pendapatan perseorangan, NNI harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan (pajak yang dibayar setiap badan usaha kepada pemerintah), laba yang tidak dibagi (sejumlah laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu misalnya keperluan perluasan perusahaan), dan iuran pensiun (iuran yang dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan setiap perusahaan dengan maksud untuk dibayarkan kembali setelah tenaga kerja tersebut tidak lagi bekerja).
PI = (NNI + transfer payment) – (Laba ditahan + Iuran asuransi + Iuran jaminan social + Pajak perseorangan )
b.    Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI)
Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable incomeini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.
                   DI = PI – Pajak langsung
METODE PRODUKSI
1.    Metode Produksi
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh sector ekonomi masyarakat dalam periode tertentu
Y = [(Q1 X P1) + (Q2 X P2) + (Qn X Pn) ……]


2.     Metode Pendapatan
Pendapatan nasional merupakan hasil penjumlahan dari seluruh penerimaan (rent, wage, interest, profit) yang diterima oleh pemilik factor produksi adalam suatu negara selama satu periode.
Y = r + w + i + p
3.    Metode Pengeluaran
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh seluruh rumah tangga ekonomi (RTK,RTP,RTG,RT Luar Negeri) dalam suatu Negara selama satu tahun.
Y = C + I + G + (X – M)

PENDAPATAN DOMETIK BRUTO
 PDB diartikan sebagai nilai keseluruhan semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam wilayah tersebut dalam jangka waktu tertentu (biasanya per tahun). PDB berbeda dari produk nasional bruto karena memasukkan pendapatan faktor produksi dari luar negeri yang bekerja di negara tersebut. Sehingga PDB hanya menghitung total produksi dari suatu negara tanpa memperhitungkan apakah produksi itu dilakukan dengan memakai faktor produksi dalam negeri atau tidak. Sebaliknya, PNB memperhatikan asal usul faktor produksi yang digunakan.
PDB Nominal merujuk kepada nilai PDB tanpa memperhatikan pengaruh harga. Sedangkan PDB riil <!-(atau disebut PDB Atas Dasar Harga Konstan)--> mengoreksi angka PDB nominal dengan memasukkan pengaruh dari harga.
PDB dapat dihitung dengan memakai dua pendekatan, yaitu pendekatan pengeluaran dan pendekatan pendapatan. Rumus umum untuk PDB dengan pendekatan pengeluaran adalah:
Di mana konsumsi adalah pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga, investasi oleh sektor usaha, pengeluaran pemerintah oleh pemerintah, dan ekspor dan impor melibatkan sektor luar negeri.
Sementara pendekatan pendapatan menghitung pendapatan yang diterima faktor produksi:
PDB = sewa + upah + bunga + laba
Di mana sewa adalah pendapatan pemilik faktor produksi tetap seperti tanah, upah untuk tenaga kerja, bunga untuk pemilik modal, dan laba untuk pengusaha.
Secara teori, PDB dengan pendekatan pengeluaran dan pendapatan harus menghasilkan angka yang sama. Namun karena dalam praktek menghitung PDB dengan pendekatan pendapatan sulit dilakukan, maka yang sering digunakan adalah dengan pendekatan pengeluaran.